Untung Rugi Investasi Emas Saat Rupiah Melemah

Untung Rugi Investasi Emas Saat Rupiah Melemah

Di tahun 2018, nilai rukar rupiah mengalami tekanan. Nilainya terus merosot terhadap dolar. Bahkan pada bulan Desember ini, nilai rupiah menginjak angka Rp14.500 per dolar. Melemahnya nilai rupiah ini, bagi masyarakat awam yang ingin melakukan investasi seperti investasi emas akan bertanya-tanya. Amankah berinvestasi emas saat ini?

Seperti diberitakan banyak media, permintaan akan emas akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan. Hal itu dianggap wajar karena emas menjadi barang komoditas global yang nilainya tidak mudah terpengaruh oleh pelemahan nilai mata uang.

Dilansir dari moneysmart.id pada 17 September 2018, PT Antam (Aneka Tambang) mencatat angka penjualan emas pada semester pertama mencapai 13,8 ton. Angka ini lebih besar dari tahun 2017 yang mencapai 13,2 ton. Peningkatan ini justru akibat dari melemahnya nilai rupiah terhadap dolar.

Baca juga: Mari Mengenal Investasi Emas

Memang kenaikan harga emas tidak bisa diprediksi. Namun secara garis besar, fluktuasi naik turun emas tidak mungkin dalam jangka waktu dekat. Kisaran naik turunnya sekitar Rp3.000. Namun, apakah membeli dan investasi emas saat ini memang pilihan yang tepat di tengah lemahnya nilai tukar rupiah? Jika Anda masih ragu, sebaiknya coba simak dulu ulasan berikut ini:

Keuntungan

1. Harga emas terus melambung

Emas dikenal sebagai salah satu produk yang aman, punya nilai jangka panjang dan cenderung stabil. Sejarah mencatat, ketika terjadi krisis ekonomi pada 1998 nilai tukar rupiah anjlok menjadi Rp15.000. Kondisi itu justru mendorong harga emas ikut terdorong naik.


2. Investor emas mendorong harga emas mahal

Perlu diketahui bahwa hukum demand and supply berlaku dalam investasi emas, sehingga tingginya minat orang-orang dalam membeli emas menjadikan harga emas semakin mahal. Laman Finansialku menerangkan, tidak hanya dari permintaan, harga emas juga dipengaruhi rendahnya suku bunga simpanan, tingginya inflasi, permintaan industri, pembelian oleh bank sentral, hingga persediaan emas di dunia.

Baca juga: Gaji UMR, Bisakah Investasi Emas?

3. Murah, mudah, dan aman

Emas tergolong ke dalam jenis investasi yang mudah, murah dan aman. Apalagi saat ini sudah banyak platform yang menyediakan layanan investasi emas, salah satunya adalah Pegadaian dan perbankan. Walaupun saat ini harga emas per gram sudah mencapai Rp686 ribu atau bahkan lebih, Anda bisa investasi emas mulai dari Rp50.000. Nantinya kalau sudah sampai 1 gram, baru bisa diubah menjadi emas.

Kerugian

1. Investasi jangka panjang

Investasi emas termasuk investasi jangka panjang. Itu berarti Anda baru bisa merasakan untungnya kalau udah berinvestasi hingga 10 tahun. Naiknya harga emas terbilang lamban, karena itu untuk merasakan untungnya, Anda harus bersabar. Konsekuensi ini perlu dipertimbangkan agar Anda tidak mengeluh mengenai lamanya mendapat keuntungan.