Simulasi Sederhana Hitungan Suku Bunga KPR Flat dan Floating

Simulasi Sederhana Hitungan Suku Bunga KPR Flat dan Floating

Jika ingin memiliki rumah dengan menggunakan sistem kredit kepemilikan rumah (KPR), Anda perlu memahami suku bunga yang dipakai oleh pihak bank. Pasalnya, suku bunga KPR berbeda sesuai dengan sistem KPR yang diambil. Secara umum, suku bunga KPR dibagi atas dua: suku bunga flat dan suku bunga floating.

Kedua suku bunga ini punya perhitungan cicilan yang berbeda. Hal itu akan memengaruhi berapa cicilan KPR yang harus Anda bayar setiap bulannya. Seperti dilansir dari KPR Online pada 1 Oktober 2018, tingkat suku bunga KPR masing-masing bank berbeda. Bank BTN, misalnya, mereka menetapkan suku bunga KPR dengan bunga tetap sebesar 8,00 persen untuk tiga tahun pertama, dan 9,00 persen untuk tahun berikutnya. Sementara untuk suku bunga floating, Bank BTN memberlakukan suku bunga sebesar 13,78 persen.

Baca Juga: Pilih Rumah Baru atau Rumah Bekas?

Sedangkan untuk suku bunga flat, menurut KPR Online, Bank Mandiri Syariah memberi pilihan suku bunga single price mulai dari 10 persen (kurang dari 5 tahun), 11 persen (5-10 tahun), 12 persen (10-15 tahun), dan12,5 persen (15-20 tahun).  Sementara untuk suku bunga step up, Bank Mandiri Syariah memberi pilihan 8,5 persen (1-2 tahun), 10,5 persen (2-5 tahun), dan 14 persen (5-20 tahun)

KPR dengan Suku Bunga Floating

Suku bunga floating atau suku bunga mengambang berarti suku bunga yang besarannya berubah-ubah sesuai dengan fluktuasi pasar. Untuk membantu Anda dalam memahami kredit dengan suku bunga floating, berikut adalah simulasi perhitungannya:

Misalkan, Anda berencana mengajukan KPR untuk rumah dengan harga Rp500.000.000 dengan tenor yang akan diambil selama 10 tahun. Suku bunga yang berlaku menggunakan Bank BTN adalah 9,00 persen untuk lima tahun pertama, sedangkan tahun keenam hingga ke-10 menjadi 13,78 persen.

(Rp500.000.000 x 9% x 5)/60 = Rp3.750.000 (cicilan KPR per bulan selama lima tahun pertama)

(Rp500.000.000 x 13,78% x 5)/60 = Rp5.742.000 (cicilan KPR per bulan dari tahun ke-6 sampai ke-10)

Sistem bunga tetap tentunya akan memberikan tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan bunga KPR mengambang (floating). Oleh karena itu, jangan terkecoh oleh rendahnya tingkat bunga, sebelum paham cara menghitung bunga KPR yang dipakai.


KPR dengan Suku Bunga Flat

Untuk menghitung cicilan dengan suku bunga KPR flat lebih sederhana dibandingkan floating. Dengan contoh yang sama, namun menggunakan fasilitas bank yang berbeda, yakni Bank Mandiri Syariah. Berikut simulasi perhitungannya:

Anda berencana mengajukan KPR untuk rumah dengan harga Rp500.000.000 dengan tenor yang akan diambil selama 10 tahun. Suku bunga yang berlaku menggunakan Bank Mandiri Syariah dengan suku bunga KPR flat single price sebesar 11 persen untuk tenor KPR selama 5-10 tahun.

(Rp500.000.000 x 11% x 10)/120 = Rp4.853.000 (cicilan KPR per bulan)

Cara Kerja KPR Bank

Bagi Anda yang baru mengenal tentang KPR rumah, beberapa penjelasan singkat tentang cara kerja KPR bank ini setidaknya bisa membantu memberi pemahaman. Pada perjanjian kredit rumah, Anda diharuskan untuk membuat angsuran pada setiap bulan untuk sepanjang jangka waktu pinjaman, sampai Anda menyelesaikan atau melunasi seluruh utang pinjaman pokok ditambah bunga kredit rumah.

Pada awal masa pembayaran angsuran, sebagian besar porsi dari dana angsuran bulanan akan menutupi bunga KPR, dan sedikit porsi cicilan untuk mengurangi jumlah pinjaman pokok. Akan tetapi, setelah periode tertentu, semakin besar porsi cicilan bulanan yang akan digunakan untuk melunasi pinjaman pokok.

Baca Juga: Panduan Lengkap Pengajuan Kredit Rumah Pertama

Hal ini disebabkan karena kalkulasi suku bunga KPR adalah efektif, atau berdasarkan perhitungan suku bunga menurun. Pada suku bunga menurun, bunga dihitung berdasarkan pada sisa jumlah pinjaman pokok pada setiap bulannya, di mana jumlah pinjaman pokok berkurang setiap angsuran bulanan yang dibayarkan. Sehingga semakin lama, jumlah bunga KPR yang dikenakan akan semakin kecil.



Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 28, 2018, 4:59 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.