3 Hal ini Bisa Membuat Anda Rajin Menabung

3 Hal ini Bisa Membuat Anda Rajin Menabung

Makin besar penghasilan yang didapat seseorang, semakin tinggi pula gaya hidupnya. Hal itu bisa saja terkait dengan naiknya status sosial baik dalam pekerjaan atau lingkungan masyarakat. Namun, ada masalah klasik yang kerap berulang meski disadari banyak orang, yaitu tidak rajin menabung. Padahal, jika dilihat dari peningkatan penghasilan, seharusnya menabung bisa menjadi kebiasaan yang mudah.  

Diakui banyak orang, keseimbangan peningkatan duit penghasilan dengan gaya hidup ini pada akhirnya juga akan membawa seseorang pada satu masalah yang sama, kenapa saya tetap kesulitan menabung ya? Jika Anda adalah orang dengan keluhan yang sama, mungkin Anda bisa terapkan dua cara. Pertama, berhenti mengeluh. Kedua, lakukan tiga hal berikut:

1. Buku catatan pengeluaran

Semua persoalan keuangan memang datangnya dari buku catatan pengeluaran. Baik perorangan maupun perusahaan. Harus diakui, masih banyak orang yang agak malas untuk membuat buku catatan pengeluaran. Buku catatan pengeluaran memiliki banyak manfaat untuk mengetahui pos-pos pembiayaan yang terbanyak mengeluarkan biaya. 

Dengan buku catatan pengeluaran, seseorang akan dilatih alam bawah sadarnya untuk terbiasa melakukan pencatatan keuangan. Kemampuan saraf motorik seseorang juga dilatih untuk menghitung dan menulis. Manfaat lainnya adalah memicu orang lebih kreatif dengan membuat catatan keuangan yang tertata rapi. 


Padahal, untuk menyusun buku catatan pengeluaran tidak membutuhkan waktu yang lama. Paling lama 1 jam setiap bulannya untuk mencatat kebutuhannya. Banyak alasan yang diucapkan. Sebut saja karena lupa atau karena malas. Untuk kasus lupa, ini hanya persoalan waktu jika Anda mampu konsisten melakukannya hingga cukup terbiasa. Jika pekerjaan membuat buku catatan pengeluaran dilakukan setiap hari makan kegiatan ini akan terasa sangat ringan. 

Bagi kasus yang malas, ada langkah mudah untuk menyadarkannya. Caranya, di awal bulan, letakkan sebuah botol di meja samping tempat tidur Anda. Letakkan setiap struk transaksi Anda setiap hari di bawah botol. Ketika datang akhir bulan, maka lihat lembaran struk transaksi di bawah botol tersebut. Review dan hitung jumlah nominal transaksinya. Anda pasti akan terkaget-kaget jika melihat jumlah pengeluaran Anda yang begitu besar. Cara ini biasanya cukup berhasil membuat orang menyadari ketidaklayakan arus keuangan mereka.

2. Catatan extra

Jika Anda sudah mulai membuat pencatatan pengeluaran yang tertata, langkah selanjutnya adalah tidak memakai nominal angka yang yang sama persis dengan pengeluaran yang seharusnya. Sebagai contoh, jika cicilan rumah yang harus dibayar setiap bulan adalah Rp2,5 juta per bulan, maka buatlah jumlah itu di atasnya dalam pencatatan di buku pengeluaran seperti Rp2,7 juta. Lakukan hal yang sama dengan pos pengeluaran lainnya juga. Dengan begitu tanpa disadari bahwa Anda punya kelebihan uang yang disisipkan dalam pos pengeluaran bulanan tersebut.

3. Automatic saving

Jangan perlakukan tabungan sebagai duit sampingan, tetapi perlakukan selayaknya utang atau sama dengan kewajiban tagihan lainnya. Tetapkan pula tenggat waktu penyisihan duit tabungan layaknya utang yang akan membengkak jumlahnya bila tidak dibayarkan. Merubah pola pikir seperti ini akan membangkitkan dorongan disiplin terhadap uang. Bila Anda sudah berhenti mengeluhkan sulitnya menabung, Anda bisa langsung terapkan ketiga cara di atas dari sekarang.

Menabung menjadi tantangan besar bagi banyak orang, terutama mereka yang berada di kota-kota besar. Banyak godaan yang bisa membuat orang terlena dengan adanya tawaran beragam barang dan jasa kebutuhan hidup yang bukan lagi sekadar sandang, pangan, dan papan. Semua item ini mudah dijangkau, menciptakan kebiasaan belanja yang kompulsif pada banyak orang. Perilaku tidak rajin menabung ini dalam jangka panjang akan mengakibatkan kondisi finansial perorangan atau keluarga yang tidak sehat.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 28, 2018, 5:50 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.