Kontributor 728x90
Tema: 7 Pos Pengeluaran dalam Keuangan Keluarga
1. Pos Biaya Hidup
Ini adalah pos untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari seperti makan, biaya rumah (sewa, listrik dan air), ongkos transportasi untuk bekerja dan sekolah serta uang jajan anak. Dengan budget sekitar 40% dari total pendapatan kita, pos ini termasuk kategori flexible spending yang berarti besaran kebutuhan bisa kita atur. Sebagai contoh, jika ingin mengurangi alokasi ke pos ini, kita bisa memilih untuk memotong biaya komunikasi hingga 50%.

2. Pos Kewajiban FinansialSebagai sebuah keluarga yang relatif muda, banyak dari kita yang saat ini masih terikat dengan cicilan rumah atau kendaraan. Hal ini bersama dengan hutang kartu kredit termasuk dalam pos kewajiban finansial yang pengeluarannya perlu diprioritaskan dan tidak boleh diutak-utik.Agar tidak mengganggu cashflow rumah tangga, alokasi dana untuk pos ini adalah maksimal 30% dari penghasilan kita. O ya, kalau saat ini ada asset kita yang sedang digadaikan di Pegadaian, saat berencana membeli kembali posnya masuk sini ya.
3. Pos Tabungan (Dana Darurat)Untuk yang belum punya tabungan dana darurat, pos ini harus diadakan dengan mengalokasikan sekitar 10% dari gaji kita. Dengan besaran mimimum 3-6 bulan biaya hidup, fungsi utama pos ini adalah untuk digunakan saat kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan. Tapi, ketika ada kebutuhan mendadak seperti adanya kebutuhan maintenance rumah, boleh juga kok dipakai. Yang terpenting, kita harus selalu ‘mengisi’ ulang pos ini dan mengganti dana yang terpakai.4. Pos Masa DepanIni adalah salah satu pos terpenting karena menyangkut masa depan keluarga kita. Di dalam pos ini ada kebutuhan investasi untuk pendidikan anak dan persiapan dana pensiun serta pembelian asuransi sebagai alat proteksi dari resiko finansial. Di awal, alokasikan setidaknya 15% dari total pendapatan tapi ketika income kita naik, jumlah alokasinya harus ditambah juga ya.
5. Pos SosialMerupakan salah satu pos yang sering terlupakan tetapi jika tidak disisihkan, bisa mengganggu pengeluaran rutin rumah tangga loh! Tiap bulan jumlah pengeluarannya memang tidak menentu tetapi bayangkan ketika pada satu weekend kita harus menghadiri ulang tahun teman sekolah anak, membayar uang arisan dan membantu anggota keluarga yang sedang mengalami kesulitan. Lumayan, kan! That’s why ada baiknya kita menyisihkan 5-10% setiap bulannya untuk kebutuhan ini.
6. Pos LifestyleIni adalah pos di mana uang dialokasikan untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti nonton bersama keluarga, pergi ke salon atau libur keluarga. Sebagai salah satu pos yang sifatnya wants dan bukan needs, pengeluarannya dibatasi di 15% aja, ya. Selain itu kalau ada kebutuhan prioritas, pos ini adalah salah satu yang bisa kita perkecil alokasi dananya.
7. Pos Pengeluaran Rutin TahunanYang termasuk dalam pos ini adalah pajak tahunan seperti pajak bumi dan bangunan dan perpanjangan STNK kendaraan. Selain itu ada Qurban bagi umat Muslim. Jika kemampuan kita untuk menyisihkan dana dari gaji bulanan terbatas, sumber pendanaan bisa diambil dari bonus tahunan.
Happy Planning!… smile
Edited Mar. 10, 2016 01:00
Ternyata banyak juga ya pos-posnya.
boleh juga nih infonya diterapin.
klo kita buat posnya untuk yang penting2 aja ga apa2 kan? kykny klo lifestyle ga cukup deh uangnya.
oh, membeli kado untuk ulang tahun dan sumbangan itu masuk ke kategori pos sosial toh.
dengan adanya pos seperti itu kita jadi lebih disiplin dalam mengatur uang.
Register or login to create to post a reply.
Ariamedia 300x250