Kontributor 728x90

Hai Karyawan.. Setuju Dengan Pendapat Ini?

Hai, para karyawan, waspadalah, karena rutinitas Anda menerima gaji setiap bulan, dan THR serta bonus setiap tahun, dapat menumbuhkan kebiasaan buruk di bidang keuangan. Tapi dengan mengenali kebiasaan buruk keuangan sebagai karyawan, diharapkan Anda ‘bangun’ dari tidur nyenyak keuangan Anda selama ini, dan mengambil langkah tepat guna untuk menghentikan sikap abai dan lalai tersebut.

Apakah anda setuju dengan pendapat ini?

...tidak mempersiapkan pensiun dengan baik. Setuju? Pasti setuju, karena kebanyakan karyawan mengandalkan perusahaan tempat dia bekerja untuk mengurus pensiun. Tapi tahukah Anda, bahwa gaji yang dipotong untuk dana pensiun Anda tersebut kebanyakan hanya akan menghasilkan dana yang tak seberapa banyak. Hal ini lebih berbahaya bila Anda seorang wanita, di mana wanita kebanyakan pensiun lebih cepat, dan hidup lebih lama dibanding pria. Lagipula, kebanyakan wanita mengandalkan urusan dana pensiun pada suami mereka. Pertanyaannya kembali ke soal pertama, yaitu cukupkah dana pensiun Anda kelak?

...menganggap kartu kredit itu uang tambahan. Saat karyawan menginginkan sesuatu barang, sebut saja tablet terbaru, tapi tidak punya uang, maka dia akan mengeluarkan kartu kredit dari dompetnya untuk berbelanja. ‘Toh, bulan depan gajian, jadi bisa langsung dilunasi’, begitu pikir banyak karyawan. Tapi sejujurnya berapa banyak karyawan yang menepati pikirannya untuk langsung melunasi pembelian tersebut? Pasti sangat jauh lebih sedikit daripada yang menepati. Bayangkan kalau tiap bulan Anda memaksakan diri berbelanja, sampai tahu-tahu gaji, bonus dan THR tidak bisa melunasi tagihan kartu kredit. 

...kongkow di kafe atau resto untuk membangun network. Sungguhkah? Coba jawab dengan jujur, sungguhkah demikian? Kenyataannya tentu tidak. Berapa, sih, deal yang benar-benar terjadi dan menambah pundi-pundi uang Anda dari hasil kongkow. Karena pada kenyataannya kongkow tersebut lebih merupakan acara senang-senang di malam hari kerja bersama kolega dan teman alias... pemborosan. That’s it and admit it!

Similar articles

Comments