Kontributor 728x90

Tips Forex: Menentukan Support dan Resistance

Support dan resistance merupakan istilah yang populer yang dalam dunia trading forex. Konon, trading tanpa menentukan support dan resistance akan menyebabkan kerugian. Sebetulnya apa itu support dan resistance?

Pengertian Support dan Resistance

Support dan resistance adalah level-level kritis yang digunakan oleh para pelaku pasar dalam mengambil keputusan. Level-level ini digunakan untuk menentukan apakah harga akan terus berlanjut atau berbalik arah. Jika digabungkan dengan bentuk-bentuk candlestick dipercaya akan dapat menentukan pergerakan selanjutnya.

Support secara ekonomi dapat diartikan sebagai sebuah level dimana penawaran mulai berkurang dan permintaan bertambah sehingga jika hal tersebut terjadi, harga pasar akan naik pada level tersebut. Pada prinsipnya apabila harga pasar berhasil menembus level support tersebut, maka diperkirakan harga pasar akan melanjutkan penurunannya sampai level support berikutnya. Namun apabila harga pasar tidak mampu menembus level tersebut maka harga pasar akan berbalik arah. Level support yang sudah ditembus, dapat menjadi level resistance dan menahan harga pasar untuk naik.

Resistance secara ekonomi dapat diartikan sebagai sebuah level dimana penawaran sudah terlalu banyak dan permintaan sudah mulai berkurang sehingga harga pasar akan turun pada level tersebut. Apabila harga pasar berhasil naik dan menembus level resistance tersebut, maka diperkirakan harga pasar akan terus naik hingga level resistance berikutnya. Level resistance yang sudah ditembus akan menjadi support dan dapat menahan pasar untuk turun melewati level tersebut.

Menentukan Support dan Resistance

Setelah memahami pengertian dari support dan resistance, kini saatnya Anda menentukan support dan resistance tersebut. Tahukah kalian ada banyak cara menentukan support dan resistance ? ada beberapa cara untuk menentukan support dan resistance. Mari kita membahasnya satu demi satu.

  1. Titik Tertinggi ( Top ) atau Titik Terendah ( Bottom )

Metode ini merupakan cara sederhana untuk menentukan support resistance, dengan melihat data historis dimana harga-harga tertahan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa langsung melihat saja dari gambar.





Inti dari cara ini adalah Anda cukup melihat dimana harga banyak tertahan. Semakin besar timeframe yang digunakan, kecenderungannya akan semakin valid support dan resistance tersebut.

  1. Trendline

Trendline dapat berlaku sebagai support dan resistance. Untuk bisa menggambar trendline dengan baik, tentunya Anda harus mengenali tren-nya terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menghubungkan minimal dua titik lembah jika dalam keadaan uptrend, sedangkan dalam keadaan downtrend, hubungkanlah minimal dua titik puncak. Jika harga mendekati garis trendline maka hal tersebut dapat membuka peluang area tersebut menjadi area resistance atau support. Untuk memperjelas, Anda bisa langsung melihat saja dari gambar.





  1. Fibonacci Retracement

Jika anda sudah mahir menggunakan meta trader, tools Fibonacci retracement mungkin istilah yang tidak asing di telinga Anda. Tools ini kerap digunakan para trader untuk melakukan analisa. Namun tahukah anda bahwa Fibonacci retracement bisa berlaku sebagai support dan resistance ? Fibonacci memiliki level – level yang biasa digunakan yakni level 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 76.4% dan 100.0%. Level-level tersebut kerap dijadikan sebagai acuan untuk menentukan area support dan resistance. Dengan menggunakan Fibonacci ini, Anda dapat mengambil beberapa level populer yang biasa dijadikan acuan untuk menentukan support dan resistance yakni 38.2%, 50.0% dan 61.8%. disinyalir di level-level tersebut seringkali muncul sinyal buy atau sell yang akurasinya cukup tinggi. Untuk memperjelas, Anda melihat gambar di bawah ini :



  1. Round Number

Apa itu round number? Round number adalah suatu level yang merupakan angka bulat dan mudah diingat. Contohnya adalah USD/JPY dengan level psikologis 100, EUR/USD dengan level 1.30000 atau 1.40000 atau AUD/USD pada angka psikologis 1.00000 dsb. Dalam trading forex, round number merupakan level psikologis yang bisa berlaku sebagai area support dan resistance.





  1. Pivot Point

Pivot point merupakan salah satu cabang dari analisa teknikal yang juga merupakan cara perhitungan untuk menentukan area support dan resistance. Pivot point bukan merupakan indikator, namun dapat dikatakan sebagai cabang dari analisa teknikal. Para trader biasanya menyebutkan pivot point sebagai support & resistance objektif.

Dasar perhitungan Pivot diperoleh dari penjumlahan harga high, low dan close kemudian dibagi 3:

Pivot = ( H + L + C ) : 3

Namun ada pula yang menambahkan harga high, low, dan close periode sebelumnya, tambah open periode sekarang kemudian dibagi 4:

Pivot = ( O1 + H + L + C ) : 4

Penggunaan pivot point biasanya bersamaa dengan penggunaan support dan resistance yang berlapis bahkan hingga beberapa kali. Untuk menentukan level support dan resistance dapat menggunakan rumus bebagai berikut :

  • Resistance 1 = (2 x Pivot point) – L

  • Resistance 2 = Pivot point + (H – L)

  • Support 1 = (2 x Pivot point) – H

  • Support 2 = Pivot point – (H – L)

Cara pengunaan pivot point sama seperti penggunaan support dan resistance pada umumnya. Ketika harga pasar mendekati support, kemungkinan harga akan berbalik kembali ke atas. Namun jika, harga pasar berhasil menembusnya, maka tekanan bearish akan berlanjut menuju support berikutnya dan begitupun juga sebaliknya.



  1. Moving Average

Moving average juga bisa berfungsi sebagai support dan resistance. Biasanya moving average sering disebut support dan resistance dinamis (dynamic support and resistance). Dinamakan demikian karena ia bergerak sesuai dengan pergerakan harga. Pada saat uptrend, Moving average berfungsi sebagai support. Sebaliknya pada saat downtrend, Moving average berfungsi sebagai resistance.





Demikan 6 cara yang bisa dijadikan acuan sebagai support dan resistance. Lalu support dan resistance mana yang kalian sukai?

Jangan lupa, praktekkan yang Anda pelajari menggunakan Demo Account FOREXimf.com.

Similar articles

Comments