Kontributor 728x90

3 Tips Keuangan Untuk Pengantin Baru

Apakah Anda pengantin baru? Masa ini adalah salah satu masa terindah dalam hidup. Setelah mengikat janji, Anda dan pasangan mungkin tenggelam dalam euphoria status dan fase hidup yang baru hingga melupakan beberapa hal fundamental yang nampak sepele namun sebenarnya penting. Salah satunya adalah masalah keuangan bersama. Berikut ini beberapa tips untuk Anda yang baru menikah, agar perjalanan keuangan keluarga kecil Anda berjalan dengan lancar!

1. Do the talk!
Melakukan pembicaraan keuangan adalah sesuatu yang krusial. Semakin lama Anda menunda pembicaraan, semakin besar kemungkinan munculnya masalah di kemudian hari. Pembicaraan keuangan mungkin terasa canggung, namun dibutuhkan. Berbagilah mengenai keadaan keuangan satu sama lain, kebiasaan dan sikap dalam menggunakan uang, serta apakah ada hutang, cicilan, pembayaran asuransi atau investasi yang dimiliki. Dengan kejujuran dan pemahaman satu sama lain, Anda dan pasangan dapat mengatur keuangan bersama dengan jauh lebih baik.

2. Atur pembagian keuangan
Tentukan bagaimana Anda dan pasangan akan memmbagi pemasukan dan pengeluaran. Apakah perlu dibuat joint-account? Siapa yang membayar tagihan listrik dan siapa yang membayar pajak? Jika Anda berdua bekerja, bicarakan juga mengenai pembagian tanggung jawab. Apakah semua kebutuhan rumah tangga dibayarkan oleh suami dan cicilan mobil dibayar oleh istri, agau bagaimana? Atur dengan jelas, dan jalani juga dengan tertib agar tidak terjadi argumentasi yang tidak diperlukan di masa yang akan datang.

3. Susun rencana masa depan bersama-sama
Utarakan rencana dan goals Anda  masing masing, serta samakan persepsi mengenai goals bersama agar Anda bisa menjalani rencana-rencana tersebut dengan teratur dan menghindari masalah prioritas ke depannya. Diskusikan jenis pendidikan anak, rencana pindah rumah, rencana naik haji, hingga investasi. Jangan lupa juga untuk menyusun kembali dokumen-dokumen yang perlu diubah karena Anda telah berganti status sebagai suami-istri seperti asuransi jiwa dan wasiat.

Similar articles

Comments