Kontributor 728x90

Cara Mudah Mengatur Keuangan Keluarga

Yang utama disini adalah bukan seberapa besar pendapatan Anda untuk membiayai keluarga tetapi seberapa pandai Anda mengaturnya. Mengatur keuangan terlihat sangat sulit dilakukan, apalagi ketika sudah berkeluarga. Salah satu cara mengatur perbelanjaan rutin (bulanan) adalah dengan memasukkan uang belanja kedalam amplop-amplop terpisah sesuai dengan anggaran yang telah disusun. Bagaimana mengaplikasikannya? Simak tips cerdas mengelola keuangan rumah tangga berikut ini:

Buatlah pos-pos amplop seperti: 

Pos groceries (belanja di pasar atau supermarket), toiletries (sabun, sampo, odol dan kebutuhan lainnya), susu anak-anak, bensin (termasuk tol, parkir, House hold items (piring, lampu, TV kabel dan kebutuhan rumah tangga lainnya).

Tulis masing-masing amplop dengan nama-nama pos yang telah dikelompokan, isilah masing-masing pos tersebut dengan nominal pengeluaran yang telah dianggarkan.

Jika memungkinkan buatlah shopping list untuk masing-masing pos yang telah dibuat, list dapat ditulis dibelakang amplop agar praktis dan tidak hilang.

Selain harus mencatat apa yang harus dibelanjakan, menyusun prioritas juga tidak kalah pentingnya, apakah itu berkaitan dengan kebutuhan atau keinginan saja?

Perlu juga dicatat bahwa  untuk belanja rutn lainnya yang jumlahnya tetap seperti anggaran listrik, SPP anak, cicilan rumah sebiknya langusng di autodebit dari rekening bank.

Idealnya ketika uang dalam suatu amplop sudah habis, semua pembelanjaan untuk pos tersebut harus dihentikan. Awalnya akan terasa berat namun itu adalah proses agar bunda dapat menumbuhkan kedisiplinan dalam berbelanja.

Dengan demikian arus kas Anda dapat tertata rapih dengan adanya pos amplop tersebut. Selamat mencoba.

Similar articles

Comments

  • Nice info!
  • Bayar SPP anak dulu yaa baru belanja hehe
  • Bikin shoping list mungkin membantu
  • Susah banget loh memanage keuangan keluarga huhu
  • Kebutuhan pokok dahulu yang harus diduluin sih sebenernya