Kontributor 728x90

Kesalahan Pengelolaan Keuangan

Gaji terlanjur habis sebelum tanggal gajian berikutnya? Pasti ada yang salah dengan pengaturan keangan pribadi yang anda miliki.

Untuk dapat melakukan tata kelola keuangan yang baik, maka Anda perlu tahu kesalahan-kesalahan yang kerap timbul, minggu demi minggu setelah Anda menerima gaji. Kalau tidak, maka Anda akan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. 

Minggu I:
Saat hari gajian, pertanyaan yang harusnya timbul pertama kali adalah, ‘apa yang Anda lakukan ketika hari gajian?’. Kebanyakan orang yang tak memiliki pengaturan sistem keuangan pribadi pasti akan melakukan tindakan konsumsi tak terarah. Belanja berlebihan, libur tanpa perencanaan, adalah penyakit yang tak terdeteksi di awal masa gajian.

Minggu II:
Minggu kedua adalah masa dimana tagihan mulai bermunculan. Persiapan yang anda lakukan saat awal menerima gaji, akan terlihat manfaatnya di masa-masa ini. Tapi jika tidak, bersiaplah 'keteteran' karena uang sudah dikuras konsumsi tak terarah pasca gajian, ditambah pelunasan tagihan-tagihan yang makin menipiskan dompet, sementara gajian berikutnya masih 2 minggu atau bahkan 20 hari lagi.

Minggu III:
Tagihan kartu kredit mulai tampil memperlihatkan wujud aslinya yang 'zero tolerance'. Jika diabaikan, bersiaplah dengan denda keterlambatan pembayaran, atau bahkan 'blacklist' dari pihak yang memantau penggunaan kartu kredit anda. Solusi paling logis bagi Anda adalah membayar jumlah minimum pembayaran. Namun, silahkan cek lagi tagihan bulan berikutnya, benarkah itu sebuah solusi? Sepertinya tidak! Ibarat menuang air di pasir, uang Anda terserap tanpa bekas untuk membayari bunga kartu kredit yang menggunakan sistem bunga-berbunga.

Minggu IV:
Gajian seminggu lagi, keberadaan uang baik di dompet maupun di saldo ATM sudah jarang terlihat. Dan sifat konsumtif mulai merayu untuk menggunakan 'dosa yang terlihat keren', yaitu kartu kredit, untuk memenuhi kebutuhan transport (BBM untuk kendaraan), atau bahkan belanja yang tak penting karena anggapa 'bentar lagi gajian kok!'. Jika anda tergoda karena tak sanggup mengatur hasrat, maka bersiaplah mengulangi apa yang terjadi di minggu ke-I sampai minggu ke-IV tersebut.

Sejatinya, ini semua bukan masalah berapa jumlah gaji anda. Namun ini lebih kepada bagaimana anda mengatur hasrat konsumsi, dan melakukan manajerialisasi penggunaan uang untuk kebutuhan yang benar-benar primer setiap minggunya.

Similar articles

Comments