Kontributor 728x90

Tips Mengatur Keuangan Pribadi

Yang lebih penting dari memiliki uang, adalah mengaturnya. Demikian para orang tua bijak kerap berkata soal pentingnya mengatur keuangan. Namun, apa saja langkah-langkahnya?

Simak tips berikut:

1. Buat Tujuan Keuangan
Memiliki tujuan finansial biasanya membuat orang termotivasi untuk mengatur keuangannya sendiri. Namun pastikan tujuannya jelas! Jangan pernah memiliki tujuan keuangan hanya agar uangnya bertumpuk, tanpa perencanaan penggunaan yang berfokus pada tujuan bermanfaat. Karena jika tujuannya hanya ingin memiliki uang banyak, pada akhirnya setelah terkumpul, maka tanggung jawab mempergunakannya akan kehilangan substansi, dan penghamburan uang yang susah paya dikumpulkan itu adalan potensi.

2. Susun Rencana Pengeluaran
Rata-rata orang menghabiskan sekitar 2/3 dari pendapatan mereka pada tiga hal penting, yakni: makanan, perumahan, dan transportasi. Adapula pembayaran utang, tabungan, biaya rumah tangga, dan barang-barang opsional seperti hiburan. Sebaiknya, membuat anggaran tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing, dimulai sejak dini. 

3. Menahan Diri
Pastikan bahwa produk apapun, melalui iklannya, tak pernah lebih pintar dan tahu apa yang anda butuhkan. Jangan biarkan rayuan diskon mengendalikan hasrat belanja yang kadang sama sekali tidak kita butuhkan. Maka, menahan diri dari bujuk rayu produk-produk tak jelas, adalah level yang cukup tinggi untuk dilakukan. Sanggup? 

4. Kenali Pengeluaran Pribadimu
Buat daftar pengeluaran, bahkan sekecil apapun, dan evaluasi lah, setidaknya perdua minggu sekali. Hal ini berguna untuk melihat bagaimana rekam jejak hasrat konsumsi anda dalam waktu lampau yang dekat, yang ke depannya masih mungkin dihindari sebelum menjadi tabiat.

5. Belajar Mencari Alternatif Lain
Penetapan harga produk di sebuah toko ternyata bisa jauh lebih mahal dari harga awal produk tersebut. Ketika ingin membeli satu produk dan melihat harga yang lebih rendah tercantum di tempat lain, jangan ragu untuk pindah ke toko tersebut. Karena, tekun membandingkan keunggulan tiap-tiap barang konsumsi, adalah kunci!

6. Jangan Terpaku, Cari Pemasukan Tambahan! 
Pada zaman sekarang apapun bisa terjadi. Kurangnya keamanan kerja di pasar saat ini membuat siapa pun bisa kehilangan pekerjaan atau menghadapi pemotongan gaji. Namun, hal ini bisa diantisipasi jika ada sumber penghasilan kedua. Carilah ide-ide tentang cara untuk mendapatkan lebih banyak uang.

7. Mulai Bisnis Sendiri
Eksplorasi kewirausahaan adalah cara untuk mengambil kembali kendali kehidupan finansial yang mandiri. Bahkan usaha relatif kecil, seperti blog yang menghasilkan uang melalui iklan atau kebun yang menghasilkan bunga, bisa berubah menjadi sumber keamanan finansial.

8. Jangan Berhutang, dan Menghindar Darinya
Utang memiliki reputasi buruk karena dinilai menyebabkan kebangkrutan. Namun mengambil kredit dengan pengelolaan yang tepat memang masih dapat berguna. Kredit memungkinkan orang untuk membeli rumah maupun membiayai keperluan mendesak lainnya. Namun, tetaplah evaluasi keputusan tentang utang ini dengan mempertimbangkan dampaknya secara hati-hati.

Similar articles

Comments