Kontributor 728x90

Perilaku Keuangan Anak: Buah Jatuh Tidak Jauh Dari Pohonnya

Sepertinya pepatah ini sangat cocok jika diibaratkan perilaku keuangan anak. Anak-anak adalah cerminan orang tua. Dan hal tersebut tak terkecuali dengan perilaku keuangan anak. 

Karena sering melihat dan mengamati, anak-anak kemudian meniru perilaku keuangan orang tua. Jadi, apa saja perilaku keuangan orangtua yang harus diwaspadai agar tidak menular kepada anak-anak Anda? Simak saja:

Mudah berutang. Entah berutang secara langsung kepada orang lain – seperti berutang di toko langganan, maupun menggunakan kartu kredit.

Menjadi pembeli impulsif. Coba pikir, pelajaran apa yang hendak Anda tanamkan pada anak, ketika Anda kerap membeli sesuatu secara impulsif, hanya karena tawaran diskon, atau karena Anda menyukai suatu barang yang sebetulnya tidak Anda butuhkan.

Pemboros ulung. Anak Anda selalu melihat Anda berbelanja, tanpa pernah melihat Anda sekalipun menabung. Seolah uang datang dengan mudah sehingga Anda juga mudah menghambur-hamburkannya dan memperoleh julukan pemboros ulung.

Similar articles

Comments

  • Ngga cuma di sekolah aja anak-anak diajarin nabung tapi juga di rumah.
  • Jangan sampailah anak-anak diajarin berutang, kalau ngga mampu bayar kan repot.
  • gw bersyukur karena punya ortu yang bisa ngajarin gw berhemat dan rajin menabung.
  • Kalo belanja ngga usah ajak anak deh, anak sekarang lebih konsumtif. Disuruh nabung ngga mau, jajan terus.
  • Makanya diajarin hemat sejak dini anak-anaknya biar nanti ga ngutang sana-sini.